Kategori Informasi

0

Migrasi dari farrel-f.id ke farrelf.blog

Assalamu’alaikum 🙂

Halo, sob. Hari ini saya memutuskan untuk memigrasikan semua blog saya, dan menggantikan alamat domain yang semula dari farrel-f.id, menjadi farrelf.blog.

Jadi, selain saya memindahkan domain saya ke farrelf.blog, saya juga memutuskan untuk Pindah Hosting juga, karena saya ingin mencoba hosting lain nya.

Hosting yang saya gunakan sekarang yaitu WPinter, disini memang Gratis (karena masih beta, mungkin?) namun sudah di optimalisasi sedemikian rupa, jadi saya sendiri gak perlu pusing-pusing ngurusin hal seperti itu lagi.

Mohon maaf jika blog nya memang belum jadi, karena memang blog ini masih dalam tahap konfigurasi. Jadi, harap bersabar. Untuk perkembangan lebih lanjutnya, silahkan anda baca artikel ini lebih lanjut 🙂

(lebih…)

Logo Let's Encrypt 0

Bergembiralah kalian, Let’s Encrypt sekarang sudah support Wildcard !

Assalamu’alaikum 🙂

Sudah 1 bulan lebih yang lalu, saya memposting/memberikan kabar bahwa Let’s Encrypt akan support Wildcard pada 27 Februari nanti, tapi hal tersebut di tunda karena berbagai alasan.

Nah, sekarang saya kasih kalian kabar gembira (walau udah lama sih, per tanggal 13 Maret lalu), yaitu Let’s Encrypt sekarang sudah Support Wildcard secara Penuh !

Ya, anda tidak salah baca, Let’s Encrypt memang bener-bener sudah mendukung Wildcard, dan itu bisa di gunakan untuk umum. Tidak seperti bulan kemarin yang hanya untuk di uji coba pemasangannya, dan SSL nya ini tidak jalan. Sekarang, anda sudah bisa menggunakannya.

Apa saja yang di penjelasan atau yang di perlukan untuk memasang SSL dari Let’s Encrypt yang ber Wildcard ini. SIlahkan anda baca artikel ini untuk lebih lanjut ! 🙂

(lebih…)

Logo Let's Encrypt 9

Let’s Encrypt Support Wildcard pada 27 Februari nanti (Lagi ditunda)

Assalamu’alaikum 🙂

Halo, sob. Hari ini saya ingin membagikan sebuah kabar yang mungkin cukup gembira bagi yang belum tahu dan buruk bagi yang tahu bulan sebelumnya, dan menanti-nanti nya.

Yap, kalau Let’s Encrypt CA akan mendukung penggunaan Wildcard pada tanggal 27 Februari 2018 nanti. Lho, bagaimana dengan ‘janji’ yang katanya di bulan Januari? Ini yang akan saya jelaskan di artikel.

Anda yang sebagai blogger atau pun web developer pastinya tidak asing dengan CA yang satu ini, kan? Ya, CA ini memberikan SSL Gratis pada pengguna nya, hal ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan transaksi di dalam Blog atau Web nya, meski tanpa atau tidak ada jaminan garansi.

Sebelumnya Let’s Encrypt belum mendukung/support penggunaan Wildcard pada SSL nya. Lantaran keterbatasan yang di miliki oleh Let’s Encrypt itu sendiri. Namun, sebenarnya Let’s Encrypt sekarang sudah mendukung penggunaan Wildcard, pada bulan Januari yang lalu. Lho, tadi bukannya bilang tanggal 27 Februari? Ini yang akan saya jelaskan nanti di dalam artikel nya, silahkan anda membaca artikelnya lebih lanjut 🙂

UPDATE 27 Februari 2018: Perilisan ini ternyata bukan tanggal 27 Februari 2018 atau sekarang, melainkan di tunda sampai waktu yang tidak di tentukan. Untuk lebih jelasnya, silahkan anda baca artikel ini 🙂

(lebih…)

1

Cara agar semua subdomain terbaca oleh Cloudflare

Assalamu’alaikum 🙂

Halo, sob, apakah anda adalah pengguna Cloudflare baik untuk CDN ataupun DNS Manager dengan mengalihkan Nameserver pada domain anda? Jika iya, apakah anda repot kalo anda harus menambahkan A Record secara manual untuk setiap subdomain yang sudah anda buat? Apalagi jika subdomainnya sudah banyak sekali dan/atau web/blog yang diberikan fungsi dengan sedemikian rupanya agar subdomain di buat secara otomatis, seperti Blogging Service atau Blog yang memiliki Multisite dengan Wp-Multisite (misalnya).

Agar subdomain anda bisa di cover oleh DNS Cloudflare, maka anda harus menggunakan Wildcard pada DNS Record anda.

Makanya saya posting ini agar dapat mempermudah kamu untuk menambahkan subdomain kedepannya tanpa harus menambahkan A Record secara manual di Cloudflare.

Saya juga gitu, kok, selama saya pakai Cloudflare, maka A Record mau gak mau harus saya tambahkan secara manual. Tidak seperti jika saya memakai DNS bawaan Hosting/Internal Web Hosting, yang bisa di tambahkan secara otomatis setelah Subdomain sudah di buat. Hal tersebut saya lakukan agar subdomain dapat terhubung dengan server hosting, lalu terhubung dengan domain utama.

Bagaimana caranya? Silahkan anda baca artikel ini untuk mengetahui caranya 🙂

(lebih…)