Resolver DNS Cloudflare (1.1.1.1) dan Cara Menggunakannya

DNS Publik Cloudflare (1.1.1.1)

Gambar Illustrasi di atas merupakan logo dari Resolver DNS 1.1.1.1 dan itu di buat oleh Cloudflare, Inc. Aslinya, gambar tersebut merupakan gambar animasi, tapi yang tampil disini tidak beranimasi dan sudah di mampatkan sedemikian rupa (Dengan alasan Optimasi pada Blog). Jika anda ingin melihat gambar aslinya, silahkan klik disini (Gambar Asli tersebut mencapai ukuran sebesar 2,3 MB).

Assalamu’alaikum πŸ™‚

Halo, sob. Sudah lama sekali rasanya, ya 2 bulan (atau bahkan lebih) saya gak posting. Saya sedang sibuk-sibuk nya mempersiapkan dan melakukan UTS kuliah kemarin, sampai akhirnya lupa sekarang. Tapi, beberapa hari yang lalu saya membaca salah satu kabar internet yang membahas tentang hal ini.

Saya sampai-sampai tidak sempat memberitahukan sebuah kabar yang menurut saya ini cukup menarik, yaitu kemunculan Layanan DNS Publik Cloudflare dengan beralamat IP 1.1.1.1 (DNS Cloudflare)

Ya, Layanan Resolver DNS Publik tersebut sudah di rilis bertepatan pada tanggal 1 April 2018 yang lalu. Cukup unik juga, pasalnya 1 April biasanya merupakan April Mop, yang mana sebagian besar orang merayakannya setiap tahun nya, apalagi yang ada di negara sana (If You Now What I Mean?).

Sudah cukup untuk basa-basi nya disini. Jika anda ingin mengetahui penjelasan dan cara menggunakannya, silahkan baca artikel ini πŸ™‚

Overview

Kalian yang berkecimpung dengan atau yang berhubungan dengan Web ataupun Blog pasti sudah sangat tidak asing lagi dengan layanan satu ini. Ya, Cloudflare merupakan Layanan CDN dan DNS Otoritatif (Authoritative DNS) yang paling sering di pakai di dunia, selain server nya yang banyak (bahkan mencapai 151 Datacenter di seluruh dunia), Cloudflare juga bisa di pakai secara gratis. Selain fungsinya sebagai CDN dan DNS Otoritatif nya, tentu kita di suguhkan dengan fitur yang bisa di bilang ‘cukup lumayan’ untuk optimalisasi web/blog (self-hosted), seperti Brotli, Rocket Loader, Auto Minify, HTTP/2, dll.

Selain diatas, Cloudflare meriliskan sebuah Layanan Resolver DNS nya, yang beralamatkan 1.1.1.1, tentunya ini juga merupakan hasil kerja sama Cloudflare dengan APNIC, dengan tugas yang berbeda-beda. APNIC yang mengelola dan menentukan IP nya (1.1.1.1), sedangkan Cloudflare yang mengatur dan mengelola jaringan nya.

Resolver DNS Cloudflare ini di klaim memiliki query time yang tercepat, bahkan lebih cepat daripada Resolver DNS milik Google dan Cisco OpenDNS/Umbrella (Itu menurut yang ada di Website DNSPerf, dan yang pasti bukan pake perasaan, yah, hehe πŸ˜€ )

Lalu, kenapa kita pake Resolver DNS ini, mas? Apakah karena DNS tersebut adalah tercepat, bahkan sampai bisa mempercepat koneksi Internet?

Ya, elah, ya nggak lah, yang namanya DNS itu pengaruhnya saat resolve hostname (baik dari domain ke Alamat IP, begitupula dengan sebaliknya). Jadi, Query Time yang disana merupakan berapa lama waktu untuk meresolve hostname dengan DNS.

Dan, bukan hanya itu saja alasan nya, tapi, lebih ke kualitas, privasi penggunanya, dan tentunya juga bebas blokir. Ya, Resolver DNS default dari ISP saat ini memang berkualitas agak rendah, kadangkala juga terjadi gangguan pada saat meresolve sebuah domain / hostname tertentu.

Dan, yang paling menyebalkannya lagi, filter nya juga seringkali ‘ngaco’, Reddit (disaya) masih di blokir hingga sekarang, begitupun juga dengan ImgurΒ yang terkadang netizen seluruh dunia upload gambarnya disitu, dan sekarang lagi heboh-hebohnya TumblrΒ di blokir hanya karena ada 360 akun Tumblr yang mengandung pornografi, yang mana di bandingkan dengan 409 juta user (menurut Statista, pada bulan April 2018) dari seluruh dunia, itu sama sekali tidak ada artinya, bahkan belum 1% pun !

Bukan hanya itu saja, kadangkala Resolver DNS default dari ISP seringkali menyimpan data-data tentang apa yang di akses atau apa yang di lakukan oleh pengguna nya, dan anda bisa menyebutnya itu ‘pelanggaran privasi’. Selain itu juga, layanan ini gratis !

Ya, selain cepat, bebas blokir dan gratis, Cloudflare juga sangat menghargai privasi penggunanya. Ia tidak akan merekam atau membuat log nya. Hmmm, saya sendiri sebenernya gak begitu percaya saja sih, kalo privasi segitu di hargainya. Soalnya, kalo privasi di hargai gitu, profit mereka dapat dari mana selain jual jasa? Entahlah, hehe πŸ˜€

Untuk cara menggunakannya, anda bisa ke halaman selanjutnya πŸ™‚

Mungkin Anda juga menyukai