Farrel Franqois Blog

Logo DNSCrypt-Proxy 2 7

Cara Menginstall DNSCrypt-Proxy v2 di Ubuntu/Linux Mint

Gambar di atas merupakan Logo DNSCrypt-Proxy 2, dan di buat oleh Frank Denis (jedisct1). Sumber Gambar: https://github.com/jedisct1/dnscrypt-proxy

Assalamu’alaikum 🙂

Halo, sob. Sebelumnya, saya sudah memposting tentang DNS Publik Cloudflare (1.1.1.1), dan saya disitu berkata bahwa saya akan membuat artikel ini. Ya, sudah saya tepati itu (bukan janji, lebih tepatnya ke komitmen diri aja sih, hehe 😀 ).

Di hampir pertengahan bulan puasa Ramadhan ini, saya akan memposting tentang Cara Menginstall DNSCrypt-Proxy v2 di Ubuntu/Linux Mint. Implementasi DNSCrypt untuk menggantikan Alamat DNS memang bisa di lakukan dengan mudah kalau anda pengguna Sistem Operasi Windows, anda download dan install Simple DNSCrypt untuk itu, dan anda tinggal klak-klik saja.

Namun, untuk pengguna Sistem Operasi berbasis GNU/Linux, tidaklah demikian. Instalasi disana memang cukup rumit kalau di lihat dari dokumentasi nya. Apalagi kalau Distro (atau turunan Distro) yang anda gunakan itu selain dari yang ada di dokumentasi, seperti Ubuntu, Debian, Linux Mint, ArchLinux, Gentoo atau Pi-hoo.

Nah, yang saya posting ini, khusus untuk pengguna Ubuntu/Linux Mint, mengingat banyak sekali yang menggunakannya, baik secara langsung ataupun melalui turunannya. Install nya cukup mudah, namun konfigurasi nya sedikit sulit nanti. Namun, tentang saja, saya akan menjelaskannya sejelas mungkin.

Sudah cukup untuk basa-basi nya, jika anda ingin mengimplementasikan DNSCrypt dengan menginstall DNSCrypt-Proxy 2 di Ubuntu/Linux Mint anda, silahkan baca artikel ini dan langsung di mulai 🙂

(lebih…)

DNS Publik Cloudflare (1.1.1.1) 0

Resolver DNS Cloudflare (1.1.1.1) dan Cara Menggunakannya

Gambar Illustrasi di atas merupakan logo dari Resolver DNS 1.1.1.1 dan itu di buat oleh Cloudflare, Inc. Aslinya, gambar tersebut merupakan gambar animasi, tapi yang tampil disini tidak beranimasi dan sudah di mampatkan sedemikian rupa (Dengan alasan Optimasi pada Blog). Jika anda ingin melihat gambar aslinya, silahkan klik disini (Gambar Asli tersebut mencapai ukuran sebesar 2,3 MB).

Assalamu’alaikum 🙂

Halo, sob. Sudah lama sekali rasanya, ya 2 bulan (atau bahkan lebih) saya gak posting. Saya sedang sibuk-sibuk nya mempersiapkan dan melakukan UTS kuliah kemarin, sampai akhirnya lupa sekarang. Tapi, beberapa hari yang lalu saya membaca salah satu kabar internet yang membahas tentang hal ini.

Saya sampai-sampai tidak sempat memberitahukan sebuah kabar yang menurut saya ini cukup menarik, yaitu kemunculan Layanan DNS Publik Cloudflare dengan beralamat IP 1.1.1.1 (DNS Cloudflare)

Ya, Layanan Resolver DNS Publik tersebut sudah di rilis bertepatan pada tanggal 1 April 2018 yang lalu. Cukup unik juga, pasalnya 1 April biasanya merupakan April Mop, yang mana sebagian besar orang merayakannya setiap tahun nya, apalagi yang ada di negara sana (If You Now What I Mean?).

Sudah cukup untuk basa-basi nya disini. Jika anda ingin mengetahui penjelasan dan cara menggunakannya, silahkan baca artikel ini 🙂

(lebih…)

Logo Let's Encrypt 0

Bergembiralah kalian, Let’s Encrypt sekarang sudah support Wildcard !

Assalamu’alaikum 🙂

Sudah 1 bulan lebih yang lalu, saya memposting/memberikan kabar bahwa Let’s Encrypt akan support Wildcard pada 27 Februari nanti, tapi hal tersebut di tunda karena berbagai alasan.

Nah, sekarang saya kasih kalian kabar gembira (walau udah lama sih, per tanggal 13 Maret lalu), yaitu Let’s Encrypt sekarang sudah Support Wildcard secara Penuh !

Ya, anda tidak salah baca, Let’s Encrypt memang bener-bener sudah mendukung Wildcard, dan itu bisa di gunakan untuk umum. Tidak seperti bulan kemarin yang hanya untuk di uji coba pemasangannya, dan SSL nya ini tidak jalan. Sekarang, anda sudah bisa menggunakannya.

Apa saja yang di penjelasan atau yang di perlukan untuk memasang SSL dari Let’s Encrypt yang ber Wildcard ini. SIlahkan anda baca artikel ini untuk lebih lanjut ! 🙂

(lebih…)

7

Cara Triple Boot dengan PhoenixOS (Windows + Linux + PhoenixOS)

Assalamu’alaikum 🙂

Beberapa waktu atau tahun yang lalu, sempat di hebohkan dengan kemunculan OS Desktop turunan dari Android-x86 yang berpenampilan/memiliki GUI seperti Windows 10, yakni Remix OS. Tapi, sayangnya, pada Bulan Juli 2017 yang lalu, pihak Jide ‘mensuntik mati’ Remix OS dan fokus ke ranah Enterprise, sedih yak 🙁

Sekarang, saya akhirnya malah jadi menginstall Phoenix OS yang satu-satu nya alternatif dari Remix OS Desktop. Ya, saya tadinya mau pengen menginstall Remix OS ini, tapi saya kaget kalo ada berita semacam ini, tadinya saya kira itu rumor belaka. Ehhh, malah bener-bener terjadi 😀

Terpaksa akhirnya saya install PhoenixOS sebagai alternatif dari Remix OS (meski ada Bliss OS, tapi saya baru tahu itu 🙂 ), karena saya sudah Dualboot dengan Linux Mint (Windows 10 + Linux Mint). Jika ingin melakukan Triple Boot (atau lebih) dengan OS berbasis Android-x86, mungkin agak di perlukan “Perlakuan khusus” untuk itu.

Anda yang saat ini Dualboot antara Windows dan Linux, jika ingin menginstall OS turunan Android-x86 dan melakukan Triple Boot dengan nya, pasti tidak bisa dengan cara yang sembarangan pula. Lalu, bagaimana caranya? Silahkan baca artikel nya 🙂

(lebih…)

Logo Let's Encrypt 9

Let’s Encrypt Support Wildcard pada 27 Februari nanti (Lagi ditunda)

Assalamu’alaikum 🙂

Halo, sob. Hari ini saya ingin membagikan sebuah kabar yang mungkin cukup gembira bagi yang belum tahu dan buruk bagi yang tahu bulan sebelumnya, dan menanti-nanti nya.

Yap, kalau Let’s Encrypt CA akan mendukung penggunaan Wildcard pada tanggal 27 Februari 2018 nanti. Lho, bagaimana dengan ‘janji’ yang katanya di bulan Januari? Ini yang akan saya jelaskan di artikel.

Anda yang sebagai blogger atau pun web developer pastinya tidak asing dengan CA yang satu ini, kan? Ya, CA ini memberikan SSL Gratis pada pengguna nya, hal ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan transaksi di dalam Blog atau Web nya, meski tanpa atau tidak ada jaminan garansi.

Sebelumnya Let’s Encrypt belum mendukung/support penggunaan Wildcard pada SSL nya. Lantaran keterbatasan yang di miliki oleh Let’s Encrypt itu sendiri. Namun, sebenarnya Let’s Encrypt sekarang sudah mendukung penggunaan Wildcard, pada bulan Januari yang lalu. Lho, tadi bukannya bilang tanggal 27 Februari? Ini yang akan saya jelaskan nanti di dalam artikel nya, silahkan anda membaca artikelnya lebih lanjut 🙂

UPDATE 27 Februari 2018: Perilisan ini ternyata bukan tanggal 27 Februari 2018 atau sekarang, melainkan di tunda sampai waktu yang tidak di tentukan. Untuk lebih jelasnya, silahkan anda baca artikel ini 🙂

(lebih…)